entry image

Pentingnya Uji Minilab Rapid Test Kit Sebagai Langkah Awal Mendeteksi Tingkat Keamanan Pangan


Kemananan pangan masih menjadi isu sentral di masyrakat, baik karena masih banyaknya kasus-kasus keracunan bahan pangan maupun karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat pada makanan yang beragam bergizi seimbang dan aman. Untuk itulah Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang hadir ke tengah-tengah masyarakat untuk memantau tingkat keamanan pangan khususnya di pasar-pasar tradisional dan pasar modern.

Beberapa diantaranya sudah dilakukan pada tanggal 5 November 2018 lalu di kantin SD Negeri Banyumanik 01, kantin SD Negeri Banyumanik 03, dan Alfamidi Jl.Brigjen Katamso. Hasil pemantauan mendapatkan temuan masih adanya kemasan pangan yang bersteples, padahal steples merupakan cemaran fisik yang berpotensi tercampur dengan bahan pangan yang mebahayakan jika dikonsumsi. Selain itu masih ditemukan pedagang yang enggan memilah buah segar yang lalu dengan buah segar yang masih segar.

Uji Minilab Rapid Test Kit baik menggunakan test rhodamin, test formalin, serta test pestisida juga dilakukan Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang pada 14 November 2018 di Pasar Dargo dan Pasar Johar area MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah). Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang berharap dengan kegiatan ini dapat membangun kesadaran dan minat yang serius dari masyarakat kota Semarang untuk ikut serta mengawasi keberadaan pangan baik pangan segar maupun pangan olahan minimal di wilayah sekitar tempat tinggal masing-masing. Sehingga para pelaku usaha pangan segar maupun pangan olahan meningkatkan mutu dan kualitas pangan yang dipasarkan, pada muaranya masyarakat kota Semarang dapat mengkonsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang dan aman.